Blog Konstruksi

Rangka Atap Kayu, Apa Kelebihan dan Kekurangannya?

Rangka Atap Kayu

Rangka Atap Kayu merupakan salah satu jenis yang hingga saat ini masih banyak digunakan karena masih mudah ditemukan dan mudah dipasang. Karena penggunaanya sudah sejak dahulu, hampir semua toko bangunan menyediakan material ini.

Baca Juga : Perbedaan Kandang Closed House vs Kandang Broiler Terbuka

Berbagai macam jenis kayu seperti jati dan ulin menjadi dua macam kayu yang sering digunakan sebagai atap rumah. Penggunaannya ini juga bisa dipasang oleh petukang yang biasa menggunakan renovasi rumah atau bangunan lainnya.

Rangka atap kayu ini akan membentuk kuda-kuda yang berfungsi sebagai penopang beban. Atap merupakan bagian atas rumah yang memiliki peran cukup penting karena fungsinya sebagai penopang dari beban atap bangunan.

Rangka Atap Kayu, kelebihan dan kekurangannya:

Kelebihan

Proses Pengerjaan Mudah

Bahan kayu yang lentur meskipun keras membuat kayu menjadi sangat mudah dikerjakan oleh banyak petukang. Dengan kata lain, pemasangannya akan dengan sangat mudah. Bahkan dikerjakan oleh petukang lokal sekalipun.

Harga Terjangkau

Harga kayu yang dijual di toko bahan bangunan memang lebih murah jika dibandingkan menggunakan material atap lainnya. Bisa dibilang jika menggunakan rangka kayu ini memiliki harga yang cukup terjangkau.

Penggunaan Fleksibel

Kayu menjadi rangka atap yang cukup mudah dibentuk untuk mengikuti beragam desain. Tukang dapat dengan mudah membentuk bahan material dari kayu seperti desain yang diinginkan.

Kesan Alami

Rumah yang menggunakan rangka atap dari kayu ini akan memberikan kesan alami ketika rangka tersebut diberi kesempatan untuk terekspose. Kesan alami ini juga bisa ditambahkan material lainnya, misal dari pemilihan warna cat yang diberikan.

Selain kelebihan, rangka atap kayu ini juga sangat rentan dengan beberapa hal yang menjadi kekurangannya. Adapun kekurangannya adalah sebagai berikut:

Mudah Terbakar

Kayu menjadi salah satu bahan material yang rentan terbakar oleh api. Hal ini tentu akan menjadi sebuah masalah dan malapetakan serta bahaya ketika memang api yang berkobar akan melahap rangka atap rumah yang terbuat dari kayu. Dengan begitu, otomatis akan menjadi susah untuk dipadamkan.

Mudah Dimakan Rayap

Rayap menjadi salah satu momok bagi pengguna rangka atap kayu. Rayap menjadi salah satu pemangsa dan perusak dari bahak kayu. Dampak yang diakibatkan oleh rayap adalah kayu akan mudah lapuk dan rusak. Penggantian material adalah salah satu cara jika kayu sudah rusak dan keropos.

Hal ini akan membuat biaya tambahan untuk mengganti kayu yang rusak dan keropos tersebut.

Ukuran Bentang Terbatas

Ukuran kayu yang tersedia di pasaran umumnya adalah 4 meter dengan harga yang terbilang mahal. Apalagi jika digunakan untuk bangunan yang memiliki bentang yang cukup terbatas. Hal inilah yang membuat ukuran kayu terbatas.

Kerusakan Lingkungan

Rangka atap kayu berasal dari pohon-pohon yang dipotong. Dengan semakin banyak menggunakan kayu, maka pohon yang ada akan semakin berkurang. Pohon menjadi salah satu hal yang penting untuk pola keberlangsungan hidup.

Baca Juga : Rangka Atap yang Kuat Untuk Rumah Anda

Jika kita saat ini masih menggunakan kayu sebagai material rumah, maka dengan kata lain kita membantu dalam kerusakan lingkungan yang ada.

Saat ini sudah muncul alternatif untuk rangka atap, adanya baja ringan membuat alternatif material rangka atap menggantikan kayu yang saat ini sudah mulai berkurang karena semakin berkurangnya pohon sebagai bahan dasar.

Untuk membaca artikel lainnya mengenai baja ringan dan sebagainya di website Baja Ringan System

Sumber: Google

Related posts

Sistem Konstruksi Sarang Laba-laba, Penemuan Pondasi Kokoh

Nasuha

5 Model Atap Rumah Minimalis Masa Kini!

SystemBajaRingan

Jenis Talang Air Pada Atap Rumah

Rizal

Leave a Comment

Hubungi Kami