Baja Ringan Blog Konstruksi

Plafon Atap Untuk Rumah Anda

Plafon Atap

Plafon Atap – Plafon atau yang biasa disebut langit-langit, merupakan sebuah komponen dari bangunan yang memiliki fungsi sebagai lapisan yang membatasi tinggi terhadap suatu ruangan. Plafon juga memiliki fungsi lain untuk keamanan rumah atau bangunan, kenyamanan, serta menambah keindahan pada sebuah ruangan.

Baca Juga : Kandang Broiler Modern, Keberhasilan Peternakan?

Tampilan suatu ruangan akan dapat sangat menentukan dari tinggi rendahnya plafon. Ketinggian ini diukur mulai dari permukaan lantai sampai dengan sisi bawah dari bidang plafon itu sendiri.

Tinggi plafo yang biasanya di aplikasikan pada rumah tinggal ukurannya sedang antara 3 – 3,5 meter. Sedangkan untuk batas terendah jika digunakan untuk rumah tinggal biasanya berukuran 2,5 meter yang dihitung dari lantai. Tujuan ukuran tinggi plafon ini adalah untuk memperlancar sirkulasi udara di rumah dan tentunya memperindah interior.

Plafon atap yang digunakan pun ada beberapa jenis, yaitu:

Gypsum

Jenis material plafon atap ini menjadi salah satu pilihan untuk atap yang menggunakan penutup atap dari plat beton yang tidak akan menyebabkan kebocoroan pada atap. Pemasangan gypsum dapat digunakan untuk rangka besi hollow yang dilakukan dengan cara disekrup atau menggunakan rivet/viser bukan dengan dipaku. Jika digunakan pada tembok, maka penggantungannya menggunakan dynabolt.

Ukuran gypsum yang beredar di pasaran pada umumnya berukuran 122cm x 244 cm. Selain menggunakan sekrup, pemasangan gypsum ini juga bisa dengan menggunakan bubuk gipsum atau compound. Bubuk ini berfungsi sebagai lem pada sambungan atau list dan ornamen dengan cara diplester secara terlebih dahulu.

GRC Board

GRC Board atau yang biasa disebut serat fibersemen ini menjadi material yang sangat mudah di dapatkan dipasaran dan juga banyak digunakan oleh masyarakat karena lebih murah harganya jika dibandingkan dengan triplek.

Penggunaan plafon jenis atap ini biasanya digunakan pada kaso dengan ukuran 4/6 atau 5/7 atau pada besi hollow berukuran 4cm x 4cm yang menjadi rangka plafon. Pemasangan GRC board pada rangka plafon yang masih menggunakan kayu kaso yaitu dengan dipaku. Sedangkan jika digunakan pada rangka besi hollow maka cara memasangnya dengan disekrup atau river/viser.

Triplek

Triplek merupakan material yang dibuat dari kayu halus berukuran kotak. Biasanya, ukuran triplek yang ada di pasaran yang digunakan untuk plafon yaitu 122cm x 244cm dengan ketebalan yang beragam mulai dari ukuran 3mm, 4mm, dan 6mm. Rangka plafon ini biasanya digunakan untuk rangka atap yang menggunakan material kayu kaso dengan ukuran 4/6 atau 5/7 dengan ukuran rangka kayu 60cm x 60cm.

Baca Juga : Beda Teknik Sipil Arsitektur, Apa Saja?

Untuk pemasangannya, triplek ini menyesuaikan ukuran. Ada yang tripleknya dibelah menjadi ukuran 61cm x 122 cm dengan dibelah menjadi empat atau bisa juga dipasang secara utuh tanpa dipotong sama sekali.

Pemilihan plafon ini harus menyesuaikan jenis rangka atapnya. Jika menggunakan rangka atap kayu maka opsi terbaiknya adalah menggunakan triple. Akan tetapi, jika menggunakan besi, atau bahkan baja ringan maka plafon atap yang digunakan sebaiknya adalah GRC Boad.

Hal tersebut bukan kombinasi baku, semua dikembalikan kepada anda ingin mempercantik rumah anda dengan menggunakan plafon atap jenis apa.

Untuk membaca artikel lainnya mengenai baja ringan dan sebagainya di website Baja Ringan System

Sumber : Google

Related posts

Pre Engineered Building Dalam Dunia Konstruksi

Rizal

Atap Multiroof, Kenapa Engga?

Nasuha

Penggunaan Baja Hollow Pada Rangka Atap

Rizal

Leave a Comment

Hubungi Kami