Blog Desain Konstruksi

Menggunakan Alumunium Foil Untuk Atap Rumah

Alumunium Foil Atap Rumah

Atap adalah penutup atas suatu bangunan yang melindungi bagian dalam bangunan dari hujan maupun cuaca panas. Bentuk atap bermacam-macam ada atap datar dan ada juga atap miring, walaupun datar harus dipikirkan untuk mengalirkan air agar bisa jatuh. Bahan untuk atap bermacam-macam, di antaranya: genteng (keramik, beton), seng bergelombang, asbes, maupun semen cor. Adapula atap genteng metal yang sangat ringan, tahan lama, dan anti karat.

            Pemasangan atap yang baik akan menciptakan ruangan dibawahnya akan nyaman untuk ditempati untuk kegiatan dan aktivitas, misal; ruangan terhindar dari tetesan air hujan karena kebocoran, ataupun terhindar dari tampias butiran air hujan serta ruangan dibawah atap tidak terasa panas.

Pemasangan plafon pada langit-langit ruang memang dapat meredam panas yang ditimbulkan dari sinar matahari yang menimpa penutup atap dan efek panas akan diteruskan ke plafon dan akan di redam oleh bahan material plafon, namun kerja plafon kurang maksimal kecuali bahan material plafon khusus yang mampu meredam panas. Lalu bagaimana jika terjadi kebocoran? bagaimana jika terjadi tampias air hujan akibat terpaan angin? Yang jelas jika terjadi tetesan air yang menimpa permukaan plafon maka plafon akan timbul flek bernoda dan lama kelamaan akan berjamur rusak dan plafon menjadi bolong. Belum lagi ketika air mengenai rangka atap dan rangka plafon, apapun bahan materialnya akan menjadi rusak dan keropos.

Lapisan lembar Aluminium Foil untuk atap adalah sebuah solusi untuk mencegah kebocoran dan tampias air hujan serta mampu meredam panas sinar matahari dan suhu panas diluar atap. Ada 2 jenis Alumunium Foil Atap yaitu; Aluminium Foil untuk atap rumah tinggal dan Aluminium Foil untuk bangunan pabrik/gudang.

Atap rumah tinggal biasanya terdapat penutup plafon dibawah atap sehingga aluminium foil yang digunakan cukup dengan jenis Aluminium Foil Single Side yang mana permukaan aluminium hanya terdapat pada sisi atas saja dan permukan bawah tidak dilapisi alumunium foil, disamping itu lembaran aluminium foil lebih tipis dan berat yang ringan.

Berbeda dengan Bangunan pabrik/gudang, biasanya menggunakan atap ekspose tak berplafon serta menggunakan atap penutup dari bahan material seng, galvalum maupun atap bergelombang yang mana ruang dibawah atap akan lebih terasa suhu panas akibat sinar matahari dan disamping itu akan bising jika air hujan jatuh di permukan atap. Aluminium foil yang digunakan adalah jenis Aluminium Foil Double Side dengan permukaan atas dan permukaan bawah terdapat lapisan aluminium foil dan relatif lebih tebal serta bobot lebih berat.

Macam–macam aluminium foil yang biasa digunakan untuk atap;

  • Aluminium Foil Woven Laminated, dengan lapisan serat karung plastik. Bahan material lebih ringan dan hanya untuk mengantisipasi kebocoran air hujan dan panas sinar matahari, kurang dapat menjadi isolasi peredam suara dan kurang maksimal dalam meradam panas.
  • Aluminium Foil Bubble Laminated, dengan lapisan ditengah seperti gelembung-gelembung yang mampu menjadi isolasi terhadap peredam panas dan mempu meradam kebisingan suara akibat suara yang ditimbulkan oleh jatuhnya air hujan ke permukaan atap.
  • Aluminium Foil Foam Liminated, dengan lembaran foam yang dilapisi dengan lembar aluminium foil pada kedua sisinya. Aluminium foil ini sangat cocok untuk diaplikasikan pada atap pabrik/gudang dan sangat maksimal dalam upaya menjadi isolasi terhadap panas dan suara serta lembaran aluminium foil ini cukup tebal dan sangat awet dalam penggunaan, namun relatif lebih berat.

Harga aluminium foil untuk atap rumah tinggal berkisar mulai dari 6.000,- per meter sampai dengan 14.000,- per meter belum termasuk ongkos pasang. Aluminium foil dijual dalam bentuk gulungan (roll) dengan ukuran lebar 1,2m x 50m. Sedang aluminium foil untuk bangunan pabrik/gudang harga per meter berkisar mulai dari 74.000,- per meter.

Cara memasang aluminium foil untuk atap rumah adalah terletak pada lapisan bawah penutup atap (genteng), atau diatas rangka usuk (kasao) dibawah reng atap. Jika menggunakan aluminium foil single side maka lapisan aluminium terletak pada posisi sisi atas. Disarankan tidak menginjak aluminium foil saat pemasangan karena ada aluminium foil yang mudah sobek, namun demi keamanan sebaiknya dalam memasang lembar aluminium foil (apapun jenis/macamnya) jangan sampai terinjak, akan beresiko tukang pasang akan jatuh.

Jenis Bahan dasar alumunium foil beragam sesuai dengan harga, yang umum digunakan adalah terbuat dari lapisan alumunium foil kertasdan alumunium foilplastik/tipe karung. Yang menggunakan bahan dasar kertas lebih mudah sobek pada saat terinjak sementara yang berbahan dasar plastik atau banyak yang menyebut alumunium bahan karung, lebih liat dan kuat.

Para pemasang baja ringan sangat menyukai alumunium foil berbahan dasar plastik/karung karena tidak mudah robek pada saat pemasangan. Selain itu jika sewaktu-waktu terjadi hujan sementara pemasangan alumunium foil sedang berlangsung tidak akan khawatir rusak karena air hujan.

Pemilihan terhadap penggunaan Alumunium sebagai pelapis atap rumah pada satu sisi memiliki fungsi yang baik, akan tetapi ada juga sebagian pemilik rumah yang kurang tertarik dengan pemasangan alumunium foil ini dengan alasan :

  • Jika terjadi kebocoran maka sulit dideteksi dimana sumber kebocoranya karena air akan mengalir kebidang terendah atau menyebar.
  • Menjadi sarang tikus dan sulit untuk mengusirnya karena berada diatas lapisan alumunium.

Saran kami, sesuai pengalaman dilapangan alternatip pemilihan terhapat pemakaian alumunium foil tergantung pada jenis apa genteng yang dipakai. Kalau memakai genteng metal karena memiliki bidang yang luas maka menghindari tampu air hujan dengan Al.foil bisa diabaikan,karena kemungkinan tampu air kecil. sebaliknya jika memakai genteng tanah atau keramik yang memiliki media kecil tampias lebih mudah terjadi, maka pemakaian Alumunium foil dibutuhkan. Karena menghindari tampu air hujan sama dengan menjaga plafon agar tidak kena air dengan demikian plafon diharapkan bisa awet.

Terhadap pemakaian alumunium sebagai penepis panas, maka sebenarnya masih bisa dikategorikan belum mendesak, mengapa..? karena pada umumnya rumah dibangun dan dilengkapi dengan plafon, fungsinya diantaranya untuk menepis panas dari matahari yang membakar genteng rumah. Namun demikian banyak penelitian yang menunjukan hasil positif terhadap penurunan pasas atas dipasangnya alumunium foil pada atap rumah,  Seperti diketahui bahwa panas matahari yang jatuh ke penutup atap akan terbagi, yaitu ada yang dipantulkan dan ada pula yang diserap atap sehingga ruangan di bawahnya menjadi panas. Untuk itu, pemakaian aluminium foil yang daya serapnya rendah dan daya pantulnya tinggi akan menjadi alternative terbaik

Related posts

Mencegah Korosi Pada Besi Baja

Rizal

Keramik Lantai Bisa Dipasang Sendiri, Caranya ?

Rizal

Jenis Jenis Material Rangka Atap

Rizal

1 comment

Genteng Metal, Kelebihannya Sebagai Atap | Baja Ringan System April 8, 2019 at 3:37 am

[…] Baca Juga : Menggunakan Alumunium Foil Untuk Atap Rumah […]

Reply

Leave a Comment