Blog Konstruksi

MAGNA SYSTEM: Buat apa Saja?

MAGNA SYSTEM: Buat apa Saja?

Sistem konstruksi bangunan baja pra rekayasa atau pre-engineered steel building Magna System atau “PEB-Light Magna System”, memiliki ragam aplikasi yang luas. Jangan terkecoh dengan tampilannya yang sekilas “mirip” dengan baja ringan (untuk rangka atap baja ringan) yang banyak beredar di pasaran saat ini. Kemiripan tampilan itu lebih disebabkan pemakaian lapisan anti karat yang memang sama, yaitu galvanis (zinc). Profil baja ringan yang beredar di Indonesia umumnya memang dilapisi lapisan anti karat, entah itu jenis galvanis (zinc) atau galvalume (aluminum-zinc).

Berbeda dengan material baja ringan yang dipakai untuk struktur rangka atap, baja PEB Magna System memiliki aplikasi yang jauh lebih luas. Tak hanya bisa diaplikasikan untuk rangka atap (roof frame), Magna System juga bisa diaplikasikan sebagaimana halnya konstruksi baja konvensional – mulai dari struktur kolom hingga struktur atap – yang tentunya disesuaikan dengan sifat maupun fitur khas PEB-Light. Salah satu pembeda paling mencolok dengan baja ringan biasa adalah kemampuan material Magna System cocok untuk dipakai sebagai kolom struktural. Selain itu sistem sambungan Magna System yang menggunakan menggunakan mur-baut juga berbeda dengan rangka atap baja ringan yang menggunakan sekrup (screw).

Secara umum, Magna System cocok untuk struktur bangunan satu lantai dengan bentang atap (roof span) tidak melebihi 40 meter dengan tinggi kolom berkisar 7 meter. Namun parameter tersebut masih fleksibel. Misalnya tinggi kolom, di mana bisa didesain untuk tinggi sampai 12 meter, namun dengan kondisi dan batasan tertentu. Atau aplikasi untuk bangunan 2 lantai, masih bisa namun juga dengan kondisi dan batasan tertentu.

Magna System cocok untuk diaplikasikan untuk bangunan gudang dan industrial, bangunan sarana umum seperti pasar, gedung olah raga, tempat ibadah, kantor proyek sementara, gudang berpindah (movable shed), pos jaga, gazebo hingga gudang terbuka atau shelter. Dan yang tak kalah penting, Magna System juga bisa dimanfaatkan untuk penambahan lantai bangunan eksisting (floor extension).

Misalkan saja ada bangunan 4 lantai yang menggunakan struktur beton ataupun baja konvensional, dengan penutup atap berupa dak beton, hendak ditambah (extended) satu lantai lagi di atas dak beton yang bersangkutan. Magna System cocok untuk diaplikasikan untuk penambahan tersebut, tentunya dengan memperhatikan beberapa syarat teknis yang harus dipenuhi bangunan eksisting tersebut.

Aplikasi Magna System cocok untuk semua bangunan yang disebutkan di atas masih punya nilai tambah. Strukturnya bisa dibongkar-pasang kembali secara utuh. Sebagai ilustrasi di sebuah proyek pengembangan lahan yang sudah selesai, kantor proyek sementara yang menggunakan Magna System bisa dibongkar, dipreteli sampai ke mur-bautnya.

Material-material struktur Magna System itu bisa dengan mudah diangkut ke tempat lain dan dipasang kembali secara utuh. Ini menguntungkan bagi pihak pengembang yang praktis hanya mengganti material finishing yang mungkin rentan rusak selama proses pembongkaran seperti misalnya panel dinding atau penutup atap.

Sumber : Magna System

Related posts

Rangka Atap Alumunium yang Harus Diketahui

Nasuha

Perbedaan Kandang Closed House vs Kandang Broiler Terbuka

Nasuha

Konstruksi Atap Baja Ringan

Rizal

Leave a Comment

Hubungi Kami