Baja Ringan

Mengenal Ketebalan Baja Ringan

Ketebalan Baja Ringan

Ketebalan Baja Ringan – Baja ringan atau disebut juga Cold Formed Steel (baja canai dingin) adalah komponen struktur baja dari lembaran atau pelat baja dengan proses pengerjaan dingin. Profil baja ringan yang dibentuk dari pelat-pelat yang sudah jadi ini, menjadi profil baja dalam temperatur atmosfir (dalam keadaan dingin).

Baja ringan menjadi material bangunan yang sedang trend saat ini, rangka atap baja ringan lebih dominan terkenal dibanding baja ringan untuk struktur lainnya. Hal ini karena gencarnya iklan-iklan yang menawarkan produk rangka atap baja ringan menggantikan rangka atap dari material kayu. Mengingat kayu semakin hari semakin langka juga karena harga kayu yang relatif mahal, maka pemilihan material rangka atap baja ringan menjadi satu pilihan para kontraktor atau owner dalam membangun rumah. Selain karena faktor keawetan dan tahan rayap dan karat, rangka atap baja ringan mempunyai kelebihan yaitu kekuatan struktur yang lebih bagus, seperti lebih kuat dan lebih kaku.


Baca Selengkapnya : Memilih atap baja ringan untuk bangunan

Ketebalan material adalah hal yang sangat penting diketahui di dalam produk baja ringan karena ada dua peranan dalam ketebalan ini:

  1. Ketebalan pelat
    Ketebalan pelat berhubungan dengan kemampuan profil atau produk dalam menahan beban-beban yang bekerja. Ketebalan yang digunakan adalah ketebalan baja dasarnya saja, atau diukur dalam BMT, singkatan dari Base Metal Thickness, ada juga yang mengatakan Black Metal Thickness. Ketebalan ini biasanya diukur dalam milimeter.
  2. Ketebalan coating
    Ketebalan coating berhubungan dengan kemampuan profil atau produk dalam memberikan ketahanan karat kepada baja. Ketebalan coating dapat diukur dalam satuan milimeter atau micron atau dalam satuan berat per meterpesegi pelapisan.

– Pengukuran dalam satuan ketebalan, diukur dalam milimeter atau micron, dalam aplikasinya ketebalan yang biasa disampaikan adalah ketebalan material total atau Total Coating Thickness (TCT), Sehingga ketebalan coating diperoleh dari ketebalan TCT dikurangi dengan BMT.
tebal coating = TCT – BMT

Sebagai contoh pelat tebal AZ-150, TCT=0.85mm, dengan BMT=0.8mm, maka

Tebal coating = 0.85mm – 0.8mm
= 0.05mm atau 50 micron

Tebal pelat

– Pengukuran dalam satuan berat per meter persegi
pengukuran berdasarkan berat coating yang meliputi baja yang dilindunginya, biasanya menggunakan satuan gram per meter per segi.

Mengenal Peranan Ketebalan Material pada Baja Ringan


Sebagai contoh:
Sebuah coating AZ-150 adalah coating galvalume dengan berat coating 150 gram/m2.

Hal yang harus diperhatikan adalah spesifikasi produk yang ditawarkan kadang diukur dalam satuan TCT, tetapi tidak memberikan gambaran yang jelas mengenai BMT yang digunakan, Sehingga pada pelaksanaannya jika ketentuan spesifikasi tidak ditetapkan maka produsen akan memilih menebalkan profil baja dengan menipiskan coating, karena nilai coating sangatlah tinggi bisa mencapai 60% dari harga produknya.

Baca Selengkapnya : Kenapa Konstruksi Baja Ringan Digandrungi

Sebagai contoh: pelat 0.75mm TCT tanpa ketentuan AZ yang diperlukan akan mempunyai komposisi 0.72mm BMT+0.03mm tebal coating, atau komposisi 0.7mm BMT+0.05mm tebal coating, yang kedua tentunya akan lebih mahal daripada komposisi yang pertama.

Guna untuk memperoleh alat uji ketebalan yang akurat dan efesien anda bisa kontak kami untuk mendapatkan instruments alat ukur yang tepat untuk anda. Anda juga bisa melihat produk Coating thickness dan Ultrasonic thickness.

Sumber Google

Related posts

Rangka Atap yang Kuat Untuk Rumah Anda

Nasuha

Kandang Ayam Modern Lebih Sehat

Nasuha

Baja Ringan Taso

SystemBajaRingan

2 comments

Mencegah Korosi Pada Besi Baja | Baja Ringan System March 30, 2019 at 5:11 am

[…] Baca Selengkapnya : Mengenal Ketebalan Baja Ringan […]

Reply
Jenis Penutup Atap yang belum kita ketahui | Baja Ringan System March 30, 2019 at 5:15 am

[…] Selengkapnya : Mengenal Ketebalan Baja Ringan […]

Reply

Leave a Comment