Blog Desain

Keramik Lantai Bisa Dipasang Sendiri, Caranya ?

Keramik Lantai Bisa Dipasang Sendiri? Ini Dia Langkahnya

Keramik Lantai – Dalam membangun atau merenovasi rumah, salah satu material yang favorit yang banyak dicari adalah keramik. Sebab, selain memilih dekorasi yang tepat atau furniture yang bagus, menentukan jenis keramik lantai juga penting dalam membangun atau merenovasi rumah.

Keramik merupakan bahan utama untuk melapisi lantai atau dinding. Dibandingkan dengan lantai semen atau lantai kayu, lantai keramik cenderung lebih awet, dan memiliki motif yang bervariasi sehingga mudah disesuaikan dengan selera pemilik rumah. Selain itu, harga keramik lantai juga cukup bersahabat sehingga banyak orang yang mencarinya.

Baca Juga : Jenis Lisplang Atap Rumah Yang Ada Sekarang

Keramik kerap menjadi pilihan keluarga untuk dijadikan alas lantai hunian. Tak hanya untuk kamar mandi, keramik juga bisa digunakan di lantai ruangan lainnya, seperti ruang tamu atau kamar tidur. Jika kamu ingin mengganti alas lantai dengan keramik, kamu perlu mengetahui cara memasang keramik yang bisa dilakukan sendiri.

Dengan memahami cara memasang keramik lantai , kamu bisa menginstalasi sendiri keramik dengan berhati-hati dan mengurangi resiko kesalahan yang mungkin terjadi. Kamu dapat menghemat pengeluaran karena tidak perlu memanggil tukang bangunan. Tanpa berlama-lama lagi, berikut cara memasang keramik dalam rumah.

  • Mempersiapkan keramik dan alat alat penunjangnya

Tahap pertama yang harus dilakukan dalam rangkaian cara memasang keramik dimulai dengan memilih keramik yang akan digunakan. Belilah keramik dengan ukuran dan motif sesuai dengan yang inginkan. Memasang keramik lantai yang benar tentu memerlukan keramik lebih banyak dari yang diperlukan untuk berjaga-jaga apabila membutuhkan keramik lagi.

Cara memasang keramik tentu memerlukan material khusus. Jangan lupa untuk membeli perlengkapan dan material lainnya, yaitu semen khusus keramik, papan applicator, nat keramik, tile spacer. Lalu siapkan juga meteran, benang yang cukup tebal, dan pensil.

  • Ukurlah Luas Ruangan

Tahap dan langkah selanjutnya dalam cara memasang keramik ini dimulai adalah dengan mengukur lantai ruangan dengan meteran. Tarik meteran dari dinding yang satu ke yang lainnya, baik atas bawah maupun kiri kanan. Beri tanda dan pastikan mereka akan bertemu pada satu titik di tengah ruangan.

Kemudian, tempelkan benang mengikuti garis meteran dan gunting benang tersebut. Benang penting dalam rangkaian cara memasang keramik ini sebagai garis acuan saat proses instalasi dimulai.

  • Mencoba Memasang Keramik Lantai Tanpa Menggunakan Semen

Sebelum menempelkan keramik, cobalah untuk mengatur letaknya pada lantai dahulu. Lanjutkan rangkaian cara memasang keramik dari bagian tengah pertemuan benang tadi dan gunakan tile spacer untuk memberi jarak antar keramik. Cara memasang keramik yang benar tidak akan bisa dilakukan tanpa mengetahui apakah ada bagian lantai yang tidak bisa diaplikasikan keramik secara penuh.

  • Merendam Keramik

Tahap penting dalam rangkaian cara memasang keramik mengharuskan keramik untuk direndam air beberapa saat hingga pori-pori keramik menyerap air. Selain untuk membuat keramik menjadi lebih lentur, air akan membantu mencegah keramik mudah lepas saat digunakan pada lantai nantinya.

  • Memulai Memasang Keramik

Aplikasikan semen pada lantai dimana akan ditempelkan keramik. Cara memasang keramik yang baik adalah dengan memulai aplikasi dari satu area lantai dahulu. Pastikan semen telah dicampur dengan air dan bebas dari kerikil. Gunakan papan applicator untuk melaksanakan cara memasang keramik ini dan oleskan semen di lantai secara tipis.

Tempel keramik, lalu tekan. Saat sebaris keramik sudah tertempel, gunakan papan apapun dengan permukaan rata untuk menekan keramik. Cara memasang keramik ini harus dilakukan agar keramik terpasang dengan ketinggian yang sama.

Baca Juga : Genteng Metal, Kelebihannya Sebagai Atap

Lakukan rangkaian cara memasang keramik ini ke empat area yang sudah terbagi. Selipkan tile spacer untuk memberi jarak antar keramik. Jika terdapat area yang tidak dapat terisi penuh dengan keramik, gunakan alat pemotong keramik untuk mendapatkan kepingan keramik yang sesuai dengan area tersebut, lalu tempelkan.

  • Mengoleskan Nat Pada Keramik

Tahap terakhir dari proses pemasangan keramik lantai adalah memasang Nat. Diamkan keramik yang sudah ditempel hingga kering. Cara memasang keramik selanjutnya adalah mengoleskan nat keramik yang sudah dicampur air. Nat keramik berguna dalam memasang keramik untuk mengisi sela-sela jarak antar keramik. Gunakan applicator datar untuk mengoleskan nat dan pastikan semua sela-sela terisi penuh.

Penting dalam cara memasang keramik ini untuk mendiamkan nat selama 5-15 menit dan bersihkan dengan spons. Hati-hati dalam menggunakan spons untuk membersihkan area lain, pastikan tidak ada tetesan air dari spons karena dapat membahayakan kinerja nat. Disarankan, sebelum memberikan nat pada keramik, pastikan bahwa tidak ada keramik yang terlepas atau terdapat rongga udara.

Baja Juga : Baja Ringan

Sumber : Google

Related posts

Kegunaan Konstruksi Baja PEB untuk Bangunan

Rizal

Kreasi Baja Ringan yang Menarik

Nasuha

Pengertian Konstruksi Baja dan Manfaatnya

SystemBajaRingan

1 comment

Tren Rumah Minimalis Yang Dapat Dicoba | Baja Ringan System June 12, 2019 at 6:23 am

[…] Baca Juga : Keramik Lantai Bisa Dipasang Sendiri, Caranya ? […]

Reply

Leave a Comment

Hubungi Kami