Blog Desain

Jenis Jenis Material Rangka Atap

Jenis Jenis Material Rangka Atap

Jenis Jenis Material Rangka Atap – Atap merupakan bagian dari struktur bangunan yg berfungsi sebagai penutup/ pelindung bangunan dari panas terik matahari  & hujan sehingga memberikan kenyamanan bagi penggunan bangunan.

Struktur atap pada umumnya terdiri dari dua bagian utama yaitu : material penutup atap & rangka atap. Penutup atap didukung oleh struktur rangka atap, yang terdiri dari kuda-kuda, gording, usuk &reng.

Beban-beban atap akan diteruskan ke dalam fondasi melalui kolom atau balok. Konstruksi atap memungkinkan terjadinya sirkulasi udara dgn baik. Rangka atap adalah tulang punggung dalam satu konstruksi atapkarena tanpa ikatan rangka,atap tdk ada artinya. Terbentuknya model atap tergantung pada susunan rangka yg dibentuk. Jadi peranan rangka atap adalah faktor yg paling menentukan pada suatu bangunan, karena rangka atap itu adalah tempat melekatnya atau bertumpunya material penutup atap.

Berikut adalah jenis jenis material Rangka Atap yang dapat digunakan sebagai rangka atap

Jenis Material Rangka AtapBambu

Rangka atap bambu sudah banyak digunakan sejak pada jaman dulu, dan sering juga dipadupadankan dengan menggunakan material kayu. Namun saat ini bangunan klasik dengan paduan natural di arsitektur rumah, sehingga rangka atap bambu kini menjadi tren kembali. Terutama untuk pendopo atau joglo dengan atap rumbia, rangka atap bambu dapat memperkuat sentuhan natrual tersebut. Namun rangka atap bambu punya kelemahan, yakni rawan rayap, dan lapuk. Namun saat ini banyak trik untuk membuat rangka bambu menjadi lebih awet, membuat bambu lebih tahan lama, hama, dan tahan lapuk.


Baca juga : Pre Engineered Building Dalam Dunia Konstruksi

Jenis Material Rangka AtapKayu

Rangka atap kayu merupakan rangka atap yang umumnya banyak digunakan pada perumahan yang ada di Indonesia. Beberapa dekade lalu, material kayu menjadi bahan yang sering dipakai di Indonesia, namun seiring dengan semakin terbatasnya jumlah kayu, dan juga semakin mahalnya harga kayu serta kualitas kayu yang saat ini cenderung kurang baik. Ketidaktahanannya terhadap rayap merupakan salah satu faktor rangka atap dari  kayu ini mulai ditinggalkan. Kayu memang masih dapat diandalkan sebagai rangka atap. Namun kayu butuh perlakuan khusus agar terlindung dari kelembaban, jamur, serangga, dan kelapukan. Seluruh resiko ini dapat menyebabkan rangka atap patah dan rusak. Dari segi bentuk, material kayu dapat menghasilkan bentuk yang bermacam-macam. Meski demikian, bentuk atap miring atau segitiga adalah bentuk yang paling sering dipakai.

Jenis Material Rangka AtapBaja Konvensional

Rangka atap baja konvensional ini biasannya digunakan pada bangunan dengan lebar bangunan yang cukup besar. Umumnya digunakan pada pabrik atau gudang. Harganya yang cukup mahal dikarenakan materialnya yang cukup berat. Dengan berat sekitar 20kg/m2 rangka atap baja lebih ringan dari rangka atap beton. Rangka atap baja konvensional biasanya menggunakan profil baja  WF sebagai balok kolom dan penyangganya dan profil CNP sebagai gordingnya. Keunggulan dari rangka atap baja adalah tahan terhadap rayap, lambat menjalarkan api namun juga rangka atap baja ini mempunyai kekurangan  karena harganya yang mahal dan tidak tahan terserang karat, sehinnga harus difinish anti karat dengan kualitas baik.

Jenis Material Rangka AtapBaja Ringan

Rangka atap jenis ini merupakan rangka yang modern pada saat ini , pemasangannya yang cepat dan beban rangkanya sendiri memberikan beban yang ringan terhadap struktur bangunan. Karena ringan, maka struktur dan pondasi jadi tidak banyak terganggu. Selain itu penyusutan dan pemuaian karena cuaca juga minim terjadi, dan juga rangka ini tahan api. Sehingga, apabila bangunan terbakar, kerangka dan atap tidak banyak terganggu. Memiliki lapisan fire resistant yang membuat material baja ringan memiliki kemampuan untuk menahan api agar tidak menyebar jika terjadi kebakaran. Dengan ketahanan terhadap cuaca dan kelembaban dan aman dari gangguan rayap atau serangga, membuat biaya perawatan menjadi lebih murah. Dengan memilih jenis pelapis anti karat yang baik, rangka atap baja ringan ini akan mempunyai ketahanan terhadap karat yang cukup lama.

Baca juga : Atap Baja Ringan Tahan Cuaca dan Rayap

Jenis Material Rangka AtapBeton

Rangka atap dari material beton ini tidak banyak yang menggunakannya, namun untuk jenis rumah – rumah tertentu yang menginginkan bentuk atap yang fleksibel dan tidak kaku dalam bentuk, material jenis ini dapat digunakan. Kekurangan kerangka atap jenis ini adalah sangat berat, sehingga butuh struktur bangunan dan pondasi yang memadai untuk menahannya. Selain itu, pengerjaannya rumit dan kurang praktis. Butuh banyak waktu untuk membuat cetakan, memasangkannya dengan kerangka baja, dan menunggu betonnya kering.

Itulah sebagian Jenis Material Rangka Atap yang kami ketahui, jika ada jenis lain silakan berikan komentar di bawah.. terima kasih

Sumber Google

Related posts

Arsitek Terkenal Dunia Yang Menghebohkan

Rizal

Desain Bangunan Tahan Cuaca Bisa Jadi Inspirasi

SystemBajaRingan

Fitur Unggulan MAGNA SYSTEM

Rizal

2 comments

GIGASTEEL Bukan Sekedar Baja Ringan | Baja Ringan System March 30, 2019 at 4:50 am

[…] Baca juga : Jenis Jenis Material Rangka Atap […]

Reply
Construction Fun Day 2019 Hadir Di Indonesia | Baja Ringan System March 30, 2019 at 4:51 am

[…] Baca juga : Jenis Jenis Material Rangka Atap […]

Reply

Leave a Comment

Hubungi Kami