Baja Ringan Blog

MENGHINDARI GAGAL STRUKTUR BAJA RINGAN

GAGAL STRUKTUR BAJA RINGAN

GAGAL STRUKTUR BAJA RINGAN – bangunan dalam tahap konstruksi akan menyebabkan kerugian materi dan waktu, belum lagi bila ada pekerja yang lagi mengerjakan bangunan atau bila sudah diserah terimakan, akan menyebabkan kehilangan nyawa dan harta yang tidak ternilai harganya.
Akhir-akhir ini mungkin kita sering mendengar berita tentang ambruknya atap bangunan yang menggunakan rangka atap baja ringan seperti pada kasus yang menimpa SDN 03 Rawamangun – Jakarta.

Kita tentunya menjadi kawatir dan waswas bila tiba-tiba atap rumah kita ambruk dan memakan korban kita sekeluarga yang tinggal di dalamnya. Apakah penyebabnya karena kualitas baja ringan yang kurang baik sehingga tidak kuat menahan beban genteng atau pemasangan yang tidak benar ataukah factor lainnya.

Sebenarnya rangka atap baja ringan merupakan jawaban dari permasalahan di daerah tropis yang cenderung lembab sehingga menyebabkan lapuk pada kayu dan gangguan rayap. Baja ringan saat ini juga semakin popular dan semakin banyak merk yang tersedia di pasaran. Di satu sisi, jumlah merk yang banyak itu membuat konsumen bisa bebas memilih mana yang dianggap paling cocok dengan kebutuhan atau dana yang tersedia. Tetapi di sisi lain, banyaknya merk tersebut juga mengakibatkan terjadinya “PERANG HARGA” yang bisa merugikan konsumen. Mengapa? Karena sudah banyak penjual rangka atap baja ringan yang menurunkan standar kualitasnya agar harganya menjadi “MIRING”. Penurunan standar kualitas itu tentu saja sangat membahayakan.

Oleh sebab itu kita harus jeli dan selalu menanyakan jaminan kualitas produk baja ringan yang akan kita beli, apakah ada jaminan garansi dari pabriknya dan jaminan pemasangan juga dibutuhkan, seperti yang kita ketahui baja ringan hanya bisa dipasang oleh orang yang sudah ahli atau berpengalaman memasang, karena baja ringan harus dihitung tiga dimensi secara struktural, jika terdapat kesalahan pada pemasangan dan perhitungannya akan berakibat fatal.

Kegagalan struktur bisa terjadi juga pada pekerjaan seperti struktur dinding rumah, lantai gedung, struktur atap, dan lain-lain. Struktur rangka atap baja ringan adalah salah satu konstruksi yang rawan terjadi kegagalan struktur. Kegagalan ini menyebabkan terjadinya keruntuhan atap yang bisa disebabkan oleh banyak faktor. Untuk menghindari kegagalan struktur pada pekerjaan baja ringan, bisa dilakukan dengan langkah-langkah berikut ini :

Perencanaan. Lakukan sebaik mungkin dengan memperhitungkan faktor seperti panjang bentang kuda-kuda, tinggi kuda-kuda, sudut kemiringan, jenis genteng, beban angin dan beban orang bekerja, water heater, lebar ring balok, dan lain-lain.

Pemasangan. Pastikan setiap personal yang menjadi pemasang adalah mereka yang terlatih. Pemasangan yang baik akan memperhatikan setiap detil dari gambar rencana dan menyesuaikannya dengan lokasi proyek. Sudut yang ada dilembar kerja akan dicek dengan bentuk di lapangan. Yang sering menyebabkan masalah adalah sopi-sopi, sering terjadi kesalahan karena perbedaan menarik sudut antara pemasang baja ringan dengan pembuat dinding. Hal lainnya yang perlu diperhatikan pada saat pemasangan adalah penempatan braket, pelat kaki, penguatan struktur pada titik-titik yang direkomendasikan, pemasangan tali angin, dan ikatan-ikatan lainnya sangat penting untuk diperhatikan. (baca artikel: TIPS MEMILIH RANGKA ATAP BAJA RINGAN).
Faktor struktur bawah. Struktur bawah terdiri dari kolom, dinding, dan ring balok. Ketiga struktur di bawahnya sangat penting dalam menopang struktur rangka atap.


Baca Juga : Informasi Teknologi Baja Ringan

Konsultasikan segala sesuatu yang berhubungan dengan pekerjaan rangka atap dengan produsen yang mengeluarkan produk baja ringan yang akan dipakai. Mintalah selalu referensi hasil uji lab struktur untuk memastikan kekuatan dari material yang akan digunakan, untuk itu belilah produk yang ada jaminannya bukan asal murah harganya.

Koordinasikan dengan semua pihak yang terlibat jika ada hal-hal yang harus dikoordinasikan. Hal ini akan membuat pekerjaan pemasangan rangka atap baja ringan menjadi lancar dan sesuai dengan harapan.
Ketentuan proyek yang tidak jelas. Kurangnya komunikasi antara pemilik dan pengembang akan menyebabkan berbedanya ekpektasi pemilik awalnya dengan yang dihasilkan.

Lokasi yang berisiko. Daerah rawan gempa, longsor atau angin kencang, bila tidak dilakukan perhitungan dengan tepat akan menyebabkan bangunan ambruk. Kesalahan pemakaian. Beban yang tidak sesuai dengan rencana dan fungsinya bisa menyebabkan ambruknya atap.

Oleh sebab itu, dalam memasang baja ringan yang baik dan benar, perlu diperhatikan beberapa hal yang berperan penting untuk mencegah terjadinya kasus ambruknya rangka atap baja ringan:

  • Baja ringan yang digunakan harus bermutu baja G550 dengan coating Galvalume yang lebih tahan karat dengan kadar AZ100. Kalaupun Galvanis harus dengan kadar Z200.
  • Gunakanlah tenaga yang ahli dengan minimum pengalaman 2 tahun atau lebih atau telah mengerjakan minimal 50 atap rumah. Hal ini mengurangi kecerobohan pemasangan yang sering terjadi pada tenaga yang amatir. Jarak kuda-kuda yang baik umumnya antara 1,2 – 1,3 meter, untuk genteng beton max. 1,00 meter (relative, berdasarkan beban penutup atapnya, makin berat penutup atapnya maka jarak kuda-kuda sebaiknya semakin dekat).
  • Ketebalan rangka baja ringan. Bila rentangan bebasnya berkisar 1 – 8 meter maka tebal baja ringan 0.75 mm masih baik. Untuk rentangan bebas di atas 8 meter, harus dipergunakan baja ringan dengan ketebalan 0,9 – 1 mm untuk rangka utamanya atau dengan ketebalan sama (0,75 mm) tetapi di tangkupkan atau rangkap.
  • Sementara untuk reng pergunakanlah ketebalan minimal 0.45 mm
  • Jarak antara penunjang untuk rangka atas maksimal 1,8 meter untuk genteng beton dan keramik.

Kegagalan struktur bisa kita hindari dengan mematuhi semua kaidah struktur yang direncanakan dengan baik. Tanpa harus mengurangi factor-faktor lainnya seperti bencana alam seperti gempa bumi, angin ribut, badai, dll. Hindari juga Pengurangan-pengurangan pada elemen dasar struktur rangka atap baja ringan seperti pengurangan bracing (ikatan-ikatan) atau aksesoris lainnya yang penting bagi sistem sruktur tersebut. Struktur yang terjamin kuat akan memberikan tingkat keamanan dan kenyamanan bagi penggunanya.

Sumber Google

Related posts

Tips Memilih Rangka Atap Baja Ringan

Rizal

Prinsip Desain Rumah Minimalis Sentuhan Gaya Jepang

SystemBajaRingan

Jenis Baja Ringan Taso dan Kenali Kelebihannya

Rizal

4 comments

Jenis Konstruksi yang Perlu Kamu Tahu | Baja Ringan System March 14, 2019 at 2:26 am

[…] Baca Juga : MENGHINDARI GAGAL STRUKTUR BAJA RINGAN […]

Reply
5 Model Atap Rumah Minimalis Masa Kini! | Baja Ringan System March 22, 2019 at 1:46 am

[…] Baca juga : MENGHINDARI GAGAL STRUKTUR BAJA RINGAN […]

Reply
5 Model Atap Rumah Minimalis Masa Kini! - Magna System April 6, 2019 at 2:59 pm

[…] Baca juga : MENGHINDARI GAGAL STRUKTUR BAJA RINGAN […]

Reply
5 Model Atap Rumah Minimalis Masa Kini! - Harga Baja Ringan April 8, 2019 at 2:11 am

[…] Baca juga : MENGHINDARI GAGAL STRUKTUR BAJA RINGAN […]

Reply

Leave a Comment

Hubungi Kami